Halaman

Senin, 28 Juni 2010

SELAMATKAN BUMI KITA

”Earth is enough to satisfy every man’s need, but not every man’s greed.”
“Alam ini akan selalu mampu mencukupi kebutuhan makan bagi penghuninya, tetapi tidak mampu untuk mencukupi satu saja manusia yang rakus”
Mahatma Gandhi

Pengantar
Setiap tanggal 22 April 2008 kita memperingati hari Bumi, planet yang telah berusia kurang lebih 5.500.000.000 tahun. Hari Bumi ini di Indonesia sebenarnya tidak lazim diperingati sebelum tahun 1972, apalagi saat itu kekayaan alam kita masih sangat banyak dan kondisi lingkungan hidup kita masih jauh lebih baik, sehingga rasanya pada saat itu orang Indonesia masih “belum perlu” merasa khawatir untuk menyelamatkan bumi dan lingkungannya.

Gagasan hari bumi sendiri muncul dari seorang senator dari Amerika Serikat Gaylorfd Nelson yang menyaksikan betapa menurunnya kualitas lingkungan di bumi yang hanya satu-satunya tempat hidup manusia. Kerusakan yang juga disebabkan oleh ulah manusia itu sendiri sudah kian menjadi-jadi, sehingga setelah menyampaikan pidatonya di Seattle pada tahun 1969, Gaylorfd bersama dengan teman-teman LSM, 1500 perguruan tinggi, dan 10.000 sekolah, turun ke jalan untuk mengadakan aksi penyelamatan bumi dari kerusakan.
Segera setelah aksi tersebut berturut-turut terjadi pergerakan dalam upaya penyelamatan bumi mulai dari Konferensi Tingkat Tinggi Lingkungan Hidup pada tahun 1972 di Stockholm, konferensi tingkat dunia yang membicarakan lingkungan dunia global di Rio de Janeiro pada tahun 1992 yang menyepakati Forestry Principle yang menekankan pentingnya hutan bagi masa depan umat manusia.


Untuk pertama kalinya dalam sejarah kita memiliki persetujuan yang mengikat secara hukum berkaitan dengan perlindungan lingkungan hidup untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yaitu melalui Protocol Kyoto. Tetapi agar kesepakatan tersebut dapat dilaksanakan secara operasional, maka harus diratifikasi oleh 55 negara. Ratifikasi tersebut juga harus mencakup negara penghasil 55% emisi gas rumah kaca dunia, yang berarti bahwa negara-negara industri besar harus meratifikasinya. Pada saat itu hanya sedikit negara industri besar yang meratifikasinya, hingga terselenggaranya konferensi Global Warming baru-baru yang diadakan di Bali yang menghasilkan Bali Roadmap, hanya tinggal Amerika Serikat yang masih belum meratifikasinya.

Indonesia sebagai “Zamrud Katulistiwa”
Indonesia yang dikenal sebagai zamrud khatulistiwa adalah sebuah negara kepulauan yang terbentang antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Lebih dari 17.000 pulau telah tercatat, 6.000 di antaranya merupakan pulau berpenghuni. Indonesia juga diberkahi dengan lintasan khatulistiwanya di area Asia Tenggara. Luas total daratan mencapai 1.811.570 km2 dan 63 persen (1.134.330 km2) masih berupa hutan. Sementara itu luas total wilayah air adalah 317 juta hektare termasuk zona ekonomi eksklusif (ZEE) 473 ribu hektare. Penduduknya terdiri dari 600 kelompok etnik, diperkirakan jumlahnya telah mencapai 210 juta jiwa pada 2002, dengan hampir 80 persen tinggal di Pulau Jawa (Data BPS dan KLH). Kekayaan alamnya yang memiliki 25.000 hingga 30.000 spesies tumbuh-tumbuhan atau sekitar 10% dari jumlah total spesies tumbuhan yang ada di dunia, walaupun luas Indonesia hanya 1,3% dari permukaan bumi, saat ini lebih dari 590 spesies tumbuhan di Indonesia dalam resiko akan terancam punah atau telah punah.

Indonesia setidaknya mempunyai 47 ekosistem unik. Walaupun luasnya hanya 1,3 persen dari permukaan dunia, namun 17 persen dari spesies di dunia hidup di Indonesia, melebihi segala bentuk kehidupan dari seluruh Benua Afrika. Dalam hitungan persen, Indonesia setidaknya memiliki 11 persen dari spesies tanaman bunga dunia, 12 persen spesies mamalia dunia, 16 persen dari seluruh spesies amfibi dan reptil, 17 persen dari spesies buning dunia, dan 37 persen dari spesies ikan di dunia. Dalam hal jumlah, Indonesia mempunyai 515 spesies mamalia, peringkat pertama di dunia, dan 36 persen endemik. 122 spesies kupu-kupu, angka tertinggi di dunia, 44 persen endemik. Lebih dari 600 spesies reptil (peringkat ketiga di dunia), 153 spesies burung (28 persen endemik) dan lebih dari 270 spesies amfibi, merupakan peringkat lima besar dunia, serta 28.000 tanaman bunga, menduduki peringkat ketujuh dunia.
Dalam hal kelautan Indonesia menempati pusat Indo-pacific biogeographic kelautan dan posisinya yang strategis antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik sehingga tidak mengherankan jika sangat kaya akan variasi kelautan dan pesisirnya. Misalnya, hutan mangrove terbesar di Asia, padang lamun, dan hamparan terumbu karang. Indonesia mempunyai hutan mangrove seluas 3,8 juta hektare yana menempatkan Indonesia sebagai pemilik hutan mangrove terbesar di dunia. Disusul oleh Nigeria 3,24 juta hektare dan Australia 1,6 juta hektare. Hampir 2/3 dari perbatasan laut Indonesia ditutupi oleh terumbu karang yang diperkirakan mencapai 7.500 km2. Banyak kehidupan yang bergantung pada keberlangsungan eksistensi terumbu karang, seperti pemijahan ikan dan lebih dari 200 jenis ikan hias (Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Konphalindo, Atlas of Biodiversity in Indonesia. Jakarta. 1995)

Hal ini hanya untuk menunjukkan betapa Indonesia itu kaya akan potensi yang harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk rakyat Indonesia dengan konsep lestari dan berkeadilan. Kerusakan ekosistem dan lingkungan di Indonesia akan mempengaruhi dunia, karena potensi hal tersebut di atas. Akan tetapi Indonesia menerapkan kebijakan yang salah kaprah, dengan dukungan negara-negara industri besar dunia terjadi perusakan besar-besaran, sehingga berdampak pada diri sendiri dan dunia. Anehnya setelah rusak, kita yang dipersalahkan dan diminta harus menanggung beban tersebut.

Kerusakan Hutan Indonesia Awal Malapetaka
Kerusakan hutan merupakan awal dari siklus penurunan kualitas lingkungan hidup, karena hutan merupakan bagian terpenting dalam siklus ekologi. Kerusakan hutan di Indonesia sudah dalam tingkat yang membahayakan. Pemerintah daerah dengan adanya otonomi daerah berlomba-lomba mengeruk sumber daya hutannya untuk mencukupi kebutuhan dana pembangunan daerahnya, yang sering menguntungkan perseorangan atau kelompok elit daerah. Bahkan kadangkala tidak adanya rencana yang sesuai dengan kaidah-kaidah lingkungan hidup, kalaupun ada sering dilanggar, daerah-daerah yang “haram” untuk disentuh, seperti Taman Nasional, Hutan Lindung, dan sejenisnya, terpaksa harus dibabat atas nama kebutuhan “rakyat”. Jika perijinan sulit, maka jurus-jurus lama dikeluarkan melalui upaya tidak terpuji yang justru melibatkan aparat yang seharusnya bertugas menjaganya. Dengan prinsip “semakin banyak pihak yang terlibat, maka akan semakin aman dan lancar upaya ilegal loging dan pencurian kayu hutan”.
Akibatnya tercapailah prestasi terbesar pemerintah yaitu diraihnya predikat untuk Indonesia sebagai negara dengan laju kerusakan hutan (deforestasi) yang tercepat di dunia (Guinness Book of World Records – April 2007). Indonesia dinilai bertanggung jawab atas menciutnya kapasitas paru-paru dunia dan juga dituduh sebagai negara yang membiarkan berlangsungnya illegal loging dan pembakaran hutan untuk lahan perkebunan. Indonesia bersama Papua Nugini dan Brasil mengalami kerusakan hutan terparah sepanjang kurun 2000-2005. Menurut Badan Pangan Dunia (FAO), Indonesia menghancurkan kira-kira 51 kilometer persegi hutan setiap harinya, yang nilainya setara dengan hancurnya 300 lapangan bola setiap jam. Hal ini disebabkan oleh karena hutan alam Indonesia secara legal dieksploitasi di bawah kebijakan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dan Hutan Tanaman Industri (HTI). Kedua kebijakan ini membuka peluang eksploitasi hutan yang menguntungkan para taipan pemegang konsesi. Sistem HPH dan HTI sangat bertanggung jawab atas percepatan laju deforestasi di Indonesia.

Departemen Kehutanan mengeluarkan angka deforestasi Indonesia sepanjang tahun 1997-2000 sebesar 2.84 juta hektar per tahun, sedangkan sepanjang tahun 2000-2005 mencapai 1.8 juta hektar per tahun. Menurut Green Peace luas hutan Indonesia pada tahun 1950 berjumlah 162 juta hektar (84%), kemudian menjadi 119 juta hektar (64%) pada tahun 1985, dan terus menurun pada tahun 1997 menjadi 98 juta hektar (50%), hingga kini (2005) tersisa 85 juta hektar (43%). Menurut GreenPeace, dalam separuh abad terakhir Indonesia telah kehilangan separuh dari hutannya, sehingga yang tersisa adalah 55 juta hektar, tetapi Departemen Kehutanan mencatat luas hutan Indonesia 133.57 juta hektar. Dari luas hutan tersebut jumlah hutan Papua yang masih tersisa seluas 40.546.360 hektar. Hutan gambut di Indonesia yang mencapai 22,5 juta hektar dan di Riau menyimpan hampir separuhnya, sebentar lagi sudah tinggal kenangan. Padahal dengan dilakukannya konversi hutan gambut tersebut berakibat dilepaskannya 1.100 juta ton Co2 (Karbondioksida) per tahun ke atmosfir Indonesia, yang menjadi biang keladi “Green House Effect” (Cifor, 2007).

Belum lagi di sektor kelautan, sektor dalam bidang kelautan yang paling parah mengalami kerusakan adalah hutan mangrove dan terumbu karang, akibat dari sistem pertanian dan pertambakan yang tidak terencana dan terkontrol. Diperkirakan hanya tinggal 60 persen hutan mangrove kita masih dalam kondisi baik, namun pada saat yang sama lebih dan 840.000 hektare hutan mangrove akan diubah menjadi lahan pertambakan. Terumbu karang yang merupakan habitat kehidupan laut juga mengalami ancaman hebat. Terutama dari praktik penangkapan ikan yang destruktif, yaitu dengan pemboman ataupun pemakaian racun. Sektor pariwisata juga mengancam kehidupan terumbu karang dengan pemakaian terumbu karang sebagai pondasi dari cottage yang dibangun untuk kepentingan industri pariwisata.

Jadi berdasarkan Laporan Status Lingkungan Hidup tahun 2006 dapat diambil kesimpulan bahwa kerusakan alam kita sudah sangat parah, mulai dari air, udara, dan lahan atau hutan. Ketersediaan air bersih cenderung menurun sebesar 15-35 % per kapita per tahun, karena kerusakan lingkungan di daerah tangkapan air, sehingga saat hujan tidak banyak air yang meresap ke dalam tanah, dan sebagian lagi mengalir menjadi aliran permukaan yang mengakibatkan banjir, sebaliknya di musim kemarau, ancaman kekeringan semakin besar karena kurangnya ketersediaan air. Terjadinya penurunan kualitas air karena masuknya bahan pencemar air dari limbah industri, air limbah domestik maupun sampah. Terjadi pula penurunan kualitas udara yang sangat seius, khususnya di kota-kota besar akibat emisi yang masuk ke udara ambient melebihi daya dukung lingkungan. Kondisi sumberdaya lahan dan hutan kita ditandai dengan kerusakan lahan dan hutan mencapai 59.2 juta ha dengan laju deforestasi mencapai 1.19 juta ha per tahun.

Dampak Investasi Asing Pada Kerusakan Lingkungan
Investasi asing turut juga menyumbangkan kerusakan bumi Indonesia. Selain merugikan karena hasil bumi kita dikeruk hanya untuk kepentingan bangsa asing dan sedikit dari elite kekuasaan, juga akibat jangka panjang untuk generasi selanjutnya adalah kerusakan lingkungan. Kerusakan lingkungan ini secara luas dan masif sudah terjadi sejak tiga dekade terakhir. Ditandai dengan kelahiran tiga paket UU yang membuka peluang eksploitasi sumber daya alam Indonesia secara masif, yaitu UU Kehutanan 1967, UU Pertambangan 1967, dan UU Penanaman Modal Dalam dan Luar Negeri 1967. Akibatnya terjadi dampak yang mengerikan yaitu banyak investor asing yang masuk ke Indonesia yang mengeksploitasi sumberdaya alam Indonesia tanpa aturan perlindungan lingkungan dan kesadaran lingkungan yang belum berkembang seperti sekarang, sehingga mereka beroperasi tanpa dibebani kewajiban sosial dan lingkungan. Bahkan, oposisi dari masyarakat baru muncul pada tahun 1980-an berupa protes masyarakat atas rusaknya lingkungan mereka akibat aktivitas pertambangan. Sebut saja Suku Amungme dan Komoro di Papua Barat yang bersengketa dengan Freeport mengenai lahan mereka; perusahan minyak Mobil Oil di Aceh, dan tambang Newmont di Sulawesi Utara.

Pada era pemerintahan Bung Karno, dengan tegas beliau menolak meminta pinjaman untuk pembangunan atau membuka lebar-lebar pintu investasi asing. Padahal ketika itu tahun 1945, dimana Indonesia baru saja memproklamirkan kemerdekaannya. Bung Karno pada saat itu bahkan ingin agar Indonesia dibangun sendiri oleh pemuda-pemudi terampil yang telah berhasil menempa ilmu baik di dalam dan di luar negeri. Tetapi bukan berarti bahwa Bung Karno anti modal asing. Hal ini tercermin ketika Megawati Soekarnoputri yang saat itu berusia 16 tahun bertanya padanya perihal mengapa Bung Karno tidak segera bertindak untuk mengelola sumber daya alam Indonesia, padahal saat itu istana selalu ramai dikunjungi investor asing yang minta kepada Bung Karno supaya dibolehkan mengeksplorasi dan mengeksploitasi minyak dan sumber daya mineral lainnya. Bung Karno selalu menolak kecuali untuk hal-hal yang sangat urgent dan minimal sekali dalam pemenuhan kebutuhan yang mendesak. Bung Karno menjelaskan kepada Megawati : “Nanti Dis (nama panggilan Mega), kita tunggu sampai kita mempunyai insinyur-insinyur sendiri !”.

Bung Karno ingin menggarap sumber daya mineral yang ada di bumi Indonesia oleh insinyur-insinyur Indonesia sendiri yang sedang disiapkannya. Bung Karno lebih mencintai bangsanya tanpa merugikan orang lain dan memimpikan bangkitnya perusahaan-perusahaan minyak Indonesia seperti Shell, Exxon Mobil, Chevron, Total dan sebagainya. Dalam era Presiden Soekarno utang luar negeri kita hanya sebesar US$ 2 miliar. Sumber daya alam kita praktis utuh. Tetapi memang kondisi ekonomi kita hancur pada saat itu, bahkan inflasi mencapai 600%. Terlantarnya ekonomi dan tidak adanya perhatian terhadap pembangunan ekonomi bukan berarti Bung Karno tidak mengerti ekonomi. Bung Karno tidak mengundang modal asing secara besar-besaran, dan tidak mempersilakan akhli-akhli asing mengendalikan Indonesia, karena Bung Karno mengerti betul konsekuensi jika politik kita tidak berdaulat dan ekonomi kita tidak mandiri. Bung Karno terfokus untuk menggembleng bangsa Indonesia menjadi satu nation yang diikat dengan Tunggal Eka dalam Kebhinekaannya membutuhkan waktu dan prioritas tinggi, sehingga pembangunan ekonominya tidak terlampau tertangani. Selain itu dalam periode tersebut terjadi banyak gangguan seperti pemberontakan DI/TII, RMS, PRRI/Permesta, dan rongrongan dari kekuatan-kekuatan geopolitik.

Setelah Soekarno tumbang oleh kekuatan asing (Amerika), penggantinya Soeharto dengan triumviratnya yaitu Adam Malik dan Hamengkubowono IX, di Genewa bersepakat dengan para kapitalis besar Amerika membagi kekayaan alam Indonesia kepada penguasa modal besar Amerika Serikat tersebut. Papua, Sulawesi, Jawa, dan Sumatera dibagi habis. Sehingga ketika Soeharto berkuasa, segera dibukalah selebar lebarnya pintu investasi asing melalui UU No.1 tahun 1967 tentang Penanaman Modal Dalam dan Luar Negeri, yang hingga saat ini tidak ada upaya untuk mengambil alih kembali perusahaan tersebut, walaupun insinyur, PhD, dan Professor kita sudah menumpuk. Freeport masih bercokol di Papua, Newmont di Sulawesi, dan Exxon/Caltex di Jawa dan Sumatera. Apakah tenaga ahli kita tidak mampu? Bohong besar… Kekuatan KKN birokrat dan pengusaha asinglah yang mengatur semuanya agar kepentingan penanaman modal negaranya di Indonesia tetap dipertahankan. Biarlah kekayaan alamnya dikeruk mereka dan rakyat Indonesia yang menanggung kerusakan alamnya. Puluhan universitas ternama telah bertahun-tahun mencetak sangat banyak insinyur pertambangan, dan di antaranya banyak yang bergelar Ph.D dan Profesor. Namun 92% dari minyak kita tetap dieksploitasi oleh perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Pertamina hanya mengeksploitasi 8% saja. Formula kontrak bagi hasil mengatakan 85% untuk Indonesia dan 15% untuk perusahaan minyak asing. Namun kenyataan sampai sekarang, 40% dinikmati oleh perusahaan-perusahaan asing dan 60% oleh bangsa Indonesia. Asing tidak memperoleh 15% sesuai dengan kontrak, karena di dalam kontrak itu ada ketentuan bahwa biaya eksplorasi harus dibayar terlebih dahulu sampai habis (tetapi hingga kini tidak habis habis). Yang tersisa untuk kita adalah kerusakan hutan dan lingkungan.

Fakta Menarik Bumi Kita

Fakta Menarik Bumi Kita


Photobucket
kita hidup di bumi yang ekstrem dan penuh dengan fenomena serta keanehan.bumi adalah planet yang liar, yang penuh dengan gunung berapi dan gempa bumi mematikan, serta terdapat berbagai bencana alam lainnya. Tapi apakah anda tahu yang mana yang lebih buruk??Beberapa lembah di bumi terdapat di dsar laut.Gunung2x menjulang tinggi di langit. Dapatkah anda menyebutkan tempat terendah di bumi?puncak tertinggi? Tahukah anda berapa jauh jarak ke perut bumi dan ada apa saja di sana??Dimanakah tempat terpanas,terdingin,tergersang dan paling berangin di bumi ini??Beberapa paparan mengenai bumi kita yang ekstrem dan beberapa fakta mengagumkan lainnya disajikan dalam format Tanya dan Jawab.sumber dari paparan ini adalah dari US Geological Survey dan National Oceanic and Atmospheric Administration degan beberapa laporan dari SPACE.com.

1.Dimanakah tempat terpanas di bumi??
Photobucket
mungkin anda akan menebak Death Valley di California. mungkin benar untuk beberapa waktu yang lalu.Tapi El Azizia di Libya tercatat mencapai suhu 136 derajat farenheit (57,8 derajat celcius)pada 13 september 1922. suhu terpanas yang pernah diukur.di Death Valley suhunya tercatat 134 derajat fahrenheit pada 10 juli 1913.

2.Dimanakah tempat terdingin di bumi??
Photobucket
temperatur terendah yang pernah diukur di bumi adalah -129 derajat fahrenheit (-89 derajat celcius) di VOSTOK Antartica pada 21 Juli 1983.

3.apa yang menyebabkan Guntur/Geledek?
Photobucket
Udara di sekitar petir/kilat sangat panas sekitar 5 kali temperatur matahari.peningkatan panas secara tiba tiba ini menyebabkan udara mengembang lebih cepat dari kecepatan suara, yang menekan udara sehingga membentuk shockwave/gelombang kejut;kita mendengarnya sebagai Geledek.

4.Dapatkah batuan mengambang/mengapung??
Photobucket
Pada Ledakan vulkanik, pemisahan gas dari lava menciptakan batuan yang disebut pumice, yang berisi gelembung gas.Beberapa dari pumice bisa mengambang

5.Dapatkah Batuan bertumbuh ?
Photobucket
ya..tetapi melihatnya tumbuh tidak lebih menarik dari melihat cat mengering. Batuan yang disebut kerak Iron-manganese bertumbuh di gunung2x bawah laut.kerak tersebut mngendapkan material dari air laut secara perlahan, tumbuh sekitar 1 millimeter setiap 1000th. Kuku pada jari anda tumbuh dengan ukuran yang sama setiap dua minggu.

6.Berapa banyak debu luar angkasa yang jatuh ke bumi seiap tahun??
Photobucket
diestimasikan bervariasi, tapi USGS mengatakan paling sedikit 1000 juta gram, atau kurang lebih 1000 ton material luar angkasa memasuki atmosfir bumi setiap tahun dan menuju ke permukaan bumi. Satu grup ilmuan mengklaim microba yang menyebabkan epidemik flu juga berasal dari material asingdari ruang angkasa.belum ada bukti mngenai teori ini.
7.Seberapa jauh debu biasa tertiup oleh angin??
Photobucket
penelitian pada 1999 menunjukan bahwa debu dari africa dapat mencapai florida AS. debu ini telah tertiup oleh angin dari africa utara dan terbawa setinggi 20.000feet ( 6.100 m).dimana debu ini terperangkap di trade winds dan terbawa sepanjang lautan.Debu dari cina juga dapat mencapaiAmerika utara.

8.Dimana Air terjun Tertinggi di dunia??
Photobucket
Air Terjun Angel Falls di Venezuela. dengan tinggi mencapai 3.212 feet (979 meter).

9.Kota terbesar apa di AS yang ditakdirkan “menyatu”??
Photobucket
Photobucket
Patahan San Andreas yang membentang dari utara-Selatan, bergeser 2 inchi (5 cm) per tahun, menyebabkan Los Angeles bergerak menuju San Fransisco. Para Ilmuan meramalkan LA akan menjadi bagian dari San Fransisco dalam 15 juta tahun lagi.

10.Apakah Bumi Bulat??
Photobucket
karena planet berputar dan lebih fleksibel dari yang kita bayangkan,planet membengkak di bagian tengah, menciptakan bentuk seperti labu (lonjong).pembengkakan ini berlangsung selama berabad-abad tetapi sekarang, tiba2x pembengkakan itu terus tumbuh.Penelitian baru-baru ini menunjukan mencairnya glacier es di bumi yang lebih cepat dipercaya menjadi penyebab “pembengkakan equatorial” ini.

11.Berapa berat manusia 100 pounds di mars??
Photobucket
Gravitasi di mars adalah 38% dari gravitasi di dasar laut di bumi.jadi manusia berbobot 100 pounds di bumi menjadi 38 pounds di Mars.berdasarkan perhitungan NASA. tetapi akan butuh beberapa dekade lagi untuk membuktikan asumsi ini.

12.Berapa lama 1 tahun Mars??
Photobucket
Planet merah ini membutuhkan waktu 687 hari bumi untuk mengitari matahari sementara bumi membutuhkan 365 hari. Calendar di Mars sekitar 670 hari dengan beberapa hari dilompat untuk menyamakannya. dan akan lebih menariklagi bagaimana meraka menetukan perhitungan bulan di mars,mnegingat mars memiliki 2 bulan sbg satelit mrk.

13.Berapa lama rata2 1 hari di Mars
Photobucket
Ornga Mars dapat tidur/bekerja setengah jam lebih banyak dari anda.1 Hari di mars adalah 24 jam 37 menit, sementara di bumi 23 jam 56 menit. Satu hari di planet nanapun di tata surya kita ditentukan dari berapa lama bumi/planet berputar sekali pada porosnya, membuat matahari terbit di pagi hari dan tenggelam di sore hari.

14.gunung berapi apa yang terbesar di bumi??
Photobucket
Gunung Mauna Loa di Hawaii menyandang gelar itu di bumi.berdiri dangan ketinggian lebih dari 50.000 kaki (9.5 miles atau 15,2 kilometer) dari dasarnya, yang berada di dasar lautan.Tetapi record itu berubah.Gunung Olympus di Planet Mars menjulang 16 miles (26 kilometer) di atas langit Mars dan dasarnya hampir seluas negara bagian Arizona.

15.Dimanakah gempa bumi paling mematikan di bumi??
Photobucket
Photobucket
gempa paling mematikan yang tercatat terjadi pada tahun 1557 di china bag tengah. gempa ini menyerang daerah dimana sebagian besar orang hidup di gua2x yang dipahat dari batuan yang lunak.pemukiman itu runtuh,diperkirakan membunuh sekitar 830.000 orang. di tahun 1976 gempa mematikan lainnya melanda Tangshan, China.lebih dari 250.000 orang terbunuh.

16.Gempa apakah yang terkuat di bumi??
Photobucket
Photobucket
gempa bumi di chili tahun 1960, yang terjadi di lepas pantai, memiliki daya 9.6 skala richter dan mnyebabkan patahan sepanjang lebih dari 1.600 km.

18.Berapa jauh ke dalam perut bumi??
Photobucket
jarak dari permukaan bumi ke dalam perut bumi(pusat bumi) sekitar 3.963 miles ( 6.378 kilometer). kebanyakan dari bumi adalah cairan.kebanyakan bagian keras bumi hanya setebal 41 miles (66 kilometer)-atau berbicara relatif lebih tipis dari kulit apel.

19. Apa gunung tertinggi di bumi??
Photobucket
Gunung tertinggi di bumi adalah Mount Everest di bagian Nepal-Tibet pegunungan Himalaya mencapai tinggi sekitar 29.035 feet ( hapir 9 kilometer) di atas permukaan laut. Tingginya kemudian direvisi lebih tinggi 7 feet berdasarkan pengukuran melalui GPS satelit pada tahun 1999.

20.Apakah Bulan selalu begitu dekatnya??
Photobucket
beberapa juta tahun yang lalu bulan lebih dekat dengan bumi.Bulan ada pada orbit terdekatnya. membutuhkan hanya 20hari untuk berputar mengelilingi kita menandai satu bulan calendar.Satu hari di bumi pada saat itu hanya 18 jam lamanya.Bulan masih bergerak menjauh sekitar 1,6 inci (4 cm) per tahun.Sementara rotasi bumi semakin pelan, memperpanjang hari kita. di masa depan 1 hari 960 jam lamanya.

21.Dimanakah titik daratan terendah di bumi??
Photobucket
Pantai Laut Mati di Timur tengah sekitar 1300 feet atau 400 meter di bawah permukaan laut.yang kedua Bad Water di Death Valley, California hanya 282 feet di bawah permukaan laut.

22.Sungai Apakah yang terpanjang di bumi??
Photobucket
Sungai Nil di Africa membentang 4.160 miles atau 6.695 kilometer.

23.Tempat apakah yang ter gersang di bumi??
Photobucket
sebuah tempat bernama Arica di Chile, hanya memiliki curah hujan sebesar 0.76 milimeter per tahun. dengan tingkat seperti itu akan membutuhkan 1 abad untuk mengisi 1 cangkir kopi

24.Apa yang menyebabkan Tanah Longsor?
Photobucket
hujan yang terus menerus dalam waktu singkat menyebabkan pendangkalan.lumpur dan reruntuhan mengalir.Secara perlahan,hujan yangterus menerus pada periode yang lama akan menyebabkan longsor yang dalam dan bergerak lambat.material berbeda akan berperilaku berbeda pula.Setiap tahun di amerika terjadi gempa yang menyebabkan kerugian $2milyar di AS.Dalam badai besar di wilayah San Fransisco pada Januari 1982 sekitar 18.000 reruntuhan mengalir dalam 1 malam.kerugian diperkirakan $66 juta dan 25 orang meinggal.

25.Apakah benda di perut bumi kita bergerak??
Photobucket
ya…bahkan pada tahun 1999 para ilmuan menemukan bahwa material cair di dalam dan di sekeliling perut bumi bergerak. pergerakan dinamik tersebut sama seperti tornado.dan planet kita bergerak dengan cara yang aneh.

26.Apakah Lembah Terbesar di bumi ?
Photobucket
Grand Canyon adalah lembah terbesar di bumi.Panjang cabang utamanya 277 mil (446 km).Tapi mari kita bandingkan.Valles Marinesis di Mars tersebar mencapai sekitar 3000 mil (4.800 km). Jika ditambahkan pada peta AS, maka akan membentang dari New York Ke kota Los Angeles. Di Mars celah dari lembah ini mencapai kedalaman 8 kilometer.

27.Berapa banyak gunung berapa di bumi yang telah meletus selama sejarah??
Photobucket
terdapat 540 gunung berapi di darat yang diketahui.tidak ada yang mengetahui berapa banyak gunung berapi bawah laut yang meletus dalamsejarah

28.Apakah sebagian besar udara adalah oksigen??
Photobucket
Atmosfir Bumi sebenarnya 80 persen nitrogen. kebanyakan sisanya oksigen dengan beberapa bgian kecil material lain di dalam nya.

29.Berapa persenkah Air di Bumi berada di lautan?
Photobucket
Sekitar 97 %. Lautan menutupi hampir 2/3 dari permukaan bumi.yang artinya jika asteroid menabrak bumi kita kemungkinan terbesarnya adalah menghantam lautan.

30.Bagian Bumi manakah yang memiliki Persediaan air tawar terbesar?
antartikaPhotobucket
greenland
Photobucket
Hampir 70% Persediaan air tawar di bumi tersimpan di lempengan es Antartica dan Greenland. Sisa dari persediaan air tawar tersebut terdapat di atmosfir, sungai, danau air bawah tanah yang hanya 1% dari persediaan air di bumi.

31.Berapa banyak daratan yang terdapat di bumi??
Photobucket
ada sekitar 196.950.711 mil persegi atau sekitar 510.100.000 km persegi.

32. Danau apakah yang terbesar di bumi??
Photobucket
berdasarkan ukuran dan volumenya adalah Laut Caspian, terletak diantara Eropa Timur dan Asia Barat.

33.Seberapa Panaskah di dalam bumi kita??
Photobucket
Temperatur bumi meningkat 36 derajat farenheit (20 derajat celcius) setiap kilometernya (0.62 MIL) kita turun ke dasar bumi kita. mendekati perut bumi,tmperatur diperkirakan paling sedikit mencapai 7000 derajat fartenheit (3.870 derajat celcius).

34.Negara mana saja yang memiliki jumlah Gunung berapi paing aktif di bumi?
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Negara tersebut adalah Indonesia, Jepang dan Amerika serikat diurut berdasarkan aktivitas vulkaniknya.

35.Berapa banyak orang yang terbunuh oleh letusan gunung berapi selama 500 tahun ini?
Photobucket
sekitar 300.000 antara 1980 s/d 1990,aktivitas volcanic membunuh paling sedikit 26.000 orang.

Info Lengkapnya di Akhyar's Blog Fakta Menarik Bumi Kita

Karena Bumi Kita Hanya Satu

“We only have one world...,
We just need to talk together...”,

BEGITULAH Lionel Richie penyanyi kulit hitam bersuara emas melantunkan sendu kegundahan melihat bumi ini. Adakah kita juga merasakan kegundahan di sana? Apakah sejatinya kita lakukan memperingati hari bumi kali ini? Saat itu, pada 1963, senator AS, Gaylord Nelson sangat cemas melihat planet bumi ini. Keprihatinannya berupa rusaknya lingkungan yang kasat mata, seperti air limbah industri, pencemaran udara, maupun sampah di Amerika Serikat. Bertahun-tahun Ia bergerilya dari suatu tempat ke tempat lain berkampanye untuk mengubah pola pikir penduduk Amerika tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup. Yang pada akhirnya sejarah mencatat bahwa pada 22 April 1970, lebih dari 20 juta penduduk Amerika melakukan aksi damai dengan tujuan untuk menekan pemerintah Presiden Kennedy mengedepankan masalah-masalah lingkungan ke dalam agenda politik. Maka sejak itu, 22 April dijadikan Hari Bumi dan diperingati jutaan umat manusia di seluruh dunia.

Bumi Makin Panas
Itu judul sebuah film tahun 70-an. Tapi inilah yang kita hadapi sekarang. Coba lihat fakta berikut. Ketika revolusi industri baru dimulai sekitar 1850, konsentrasi CO2 (salah satu gas primer rumah kaca) hanya 290 ppmv (part million by volume). Tapi pada 2000 (150 tahun kemudian) konsentrasi gas tersebut telah mencapai nilai fantastis, sebesar 350 ppmv. Dari sebuah literatur disebutkan, dengan asumsi pola aktifitas manusia di muka bumi tak berubah, diperkirakan 100 tahun kemudian konsentrasi CO2 menjadi 580 ppmv yang setara dengan kontribusi kenaikan temperatur rata-rata bumi hingga 4,5 derajat Celcius. Tidak hanya anomali cuaca mempengaruhi negara-negara berkembang. Kerancuan pola cuaca juga melanda negara maju seperti Amerika Serikat. Majalah National Geographic Edisi Agustus 2005 pernah menurunkan laporan investigasinya tentang berubahnya pola angin topan karena berubahnya temperatur permukaan Atlantik yang naik Hanya setengah derajat Celcius. Dilaporkan keadaan topan tahun 1985- 1994 hanya separuh dibandingkan dengan topan-topan besar yang menghantam Amerika dari arah Timur pada tahun 1995-2004. Topan-topan besar itu banyak terjadi karena munculnya apa yang disebut dengan Atlantic Multidecadal Oscillation (AMO), yaitu osilasi perubahan arus di Lautan Atlantik. Menurut ilmuwan dari Hurricane Research Division NOAA di Miami, topan pada dasarnya ibarat mesin yang berjalan karena energi panas. Suhu air laut yang hangat mendekati 26,5 derajat Celcius dapat menciptakan topan. Semakin tinggi suhu udara, topan yang timbul pun semakin dahsyat.

Selain aktifitas industri (sebagai penyumbang CO2), penebangan hutan yang tak terkendali merupakan faktor signifikan perubahan ekosistem bumi. Hutan-hutan tropis sebagai paru-paru dunia (penyerap CO2) berubah menjadi hamparan tanah kosong, baik untuk diambil kayunya maupun pembukaan perkebunan industri. Akibatnya, daerah hutan tidak dapat lagi berfungsi sebagai penyeimbang senyawa CO2 di atmosfir, juga tidak mampu menahan air hujan dan akhirnya terjadilah banjir yang sering kita lihat belakangan ini. Dampak program penanaman sawit sebanyak ribuan hektar oleh Pemerintah Aceh nampaknya begitu paradoks dengan program Aceh Green. Di pihak lain penggundulan hutan secara sembunyi-sembunyi ala ninja dilakukan hanya untuk dinikmati segerombolan manusia bernafsu serakah, tidak hanya menyentuh segelintir umat manusia, tapi segala aspek strata ekosistem yang berdampak global. Akibatnya banjir terjadi dimana-mana.

Hari Bumi
Sejak pertama sekali Hari Bumi dikumandangkan pada 22 April 1970 di Amerika sana, banyak kebijakan pemerintah Amerika yang mendorong cikal bakal lahirnya beberapa organisasi lingkungan di dunia. Sebut misalnya UNEP (United Nations Environment Programme) yang dibentuk di Stockholm 2 tahun setelah aksi Tuan Nelson. Atau terbentuknya organisasi “super berani” Greenpeace di Kanada tahun 1971. Tapi sangat disayangkan, ketika Protokol Kyoto dirancang pada Desember 1997 dengan maksud menahan laju emisi gas rumah kaca, Amerika tak meratifikasinya. Surat penolakan dari Gedung Putih pada 13 Maret 2001 terhadap Protokol Kyoto seolah dapat dilihat seperti virus komputer dan antivirusnya. Keduanya berasal dari spesies yang sama, Amerika. Antivirus berupa organisasi-organisasi penyelamat lingkungan yang memang banyak berbasis di Amerika Serikat dan sangat membantu negara-negara berkembang dalam menjaga kelestarian lingungan. Di lain pihak, virus juga berasal dari Amerika, dengan melepaskan gas rumah kaca yang bukan main banyaknya. Alasan Amerika menolak Protokol Kyoto yang tak masuk akal diantaranya adalah mengangap implementasi protokol tersebut akan berpengaruh negatif pada pertumbuhan ekonomi Amerika, serta CO2 menurut undang-undang AS tidak dianggap sebagai bahan pencemar sehingga tidak perlu diatur emisinya secara domestik.

Tentu saja kekecewaan kita terhadap negeri Paman Sam ini tidak harus menyurut semangat Hari Bumi yang telah dicetuskan seorang bernama Nelson yang juga berasal dari negeri sumber kekecewaan. Hingga kini setelah 40 tahun berselang, mungkin tidak semua orang di sini mengetahui apa sebenarnya hakikat Hari Bumi itu sendiri. Kita boleh kecewa terhadap pemangku kebijakan atau juga pada diri kita sendiri. Tapi yang namanya pemanasan global tidak berhenti hanya karena kita sudah memahami dan insyaf akan kebodohan yang telah kita buat.

Kemarahan alam tidak berhenti dan harus dibayar mahal karena kekeliruan yang telah terjadi. Mengambil hikmah dan memperbaiki visi untuk menjaga kelestarian alam harus dimulai sejak sekarang plus dengan predikat perencanaan “high-priority-level” dalam menjaga bumi. Karena kita punya hanya satu bumi, sekali lagi, We only have one world..., We just need to talk together.